Monday, February 18, 2008

Ayah

Ini ayah saya. Ia sudah meninggal pada Januari 1999, ketika usianya mencapai 75 tahun. Ia meninggal tidak mendadak. Sakit stroke yang dideritanya selama empat tahun.Namanya Djaban. Hanya tamatan Sekolah Rakyat. Punya istri bernama Latji, yang tak pernah mengenyam bangku sekolah. Buah perkawinannya dianugerahi tujuh anak: empat laki-laki dan tiga perempuan. Semuanya sudah kawin.

Dari tujuh anaknya, hanya dua yang berhasil sarjana. Saya salah satunya. Anaknya yang paling bungsu. Satu lagi hanya diploma tiga bidang keagamaan. Ayah saya bukan penganut Katolik yang taat. Awalnya ia hanya penganut aliran kepercayaan. Tapi semua anak-anaknya masuk Katolik. Ia pun ikut di dalamnya. Bahkan ia dibaptis setelah lima anaknya dibaptis. Aneh kan?

Bertani jadi pilihan kerjanya. Kata orang, ia pernah menjadi kepala rumah betang. Ayah juga pernah menjadi tabib. Ia pandai mengobati orang. Ketika anak-anaknya jatuh sakit, ia sendiri yang menjadi tabibnya. Tak jarang ia harus keluar malam karena ada warga yang minta diobati. Saya sering ikut.

Waktu muda, ayah paling jago mencari ikan dengan cara mukat. Waktu kecil, kami tak pernah lepas dari lauk ikan. Kalau musim mencangkul, ia paling senang mencari kodok. Kadang hasil tangkapannya bisa untuk makan tiga hari. Banyak sekali ya? Padahal kami termasuk keluarga besar.

Tergolong penyuka minuman keras: arak. Kadang suka mabuk. Dua anaknya ikut. Tapi bukan saya. Mau sih, tapi tidak suka mabuk. Tak seperti orang kebanyakan. Ayah kalau mabuk tidak reseh. Biasanya langsung tidur saja. Tapi pagi ia bangun. Menoreh getah. Hasilnya untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Nah, kalau yang ini saya termasuk di dalamnya.

Sejak menderita stroke. Ayah tak pernah lagi menoreh. Tak pernah lagi mabuk. Tak suah lagi mukat, juga jadi tabib. Ia hanya terbaring di tempat tidurnya. Sedih ya? Waktu itu saya baru mau kuliah. Berat kan? Hanya tekad dan semangat yang mendorong saya. Kalau tidak, mungkin blog ini juga tidak ada.

Setahun pertama, ayah masih bisa duduk. Apa yang dikerjakannya? Menepuk lalat dengan rotan yang dianyamkan. Setiap hari dihitungnya. Kalender yang tergantung di dinding menjadi media tulisnya. Rajin sekali. Saya tidak tahu, mungkin ayah benci lalat karena suka menggelikan. Saya pun begitu. Tak suka lalat. Kata ilmuan, seekor lalat bawa 6.000 kuman di kakinya. Inilah yang membuatku membencinya.

Hingga meninggal, ayah telah membunuh sekitar 1.879 ekor lalat. Itu yang saya catat di kalender tempatnya mencatat. Seingat saya, paling tidak ada 10 alat penepuk lalat yang dipakainya.

Begitulah.

5 komentar:

asep haryono said...

saya terharu mendengar cerita ini. Memang kita semua akan sangat sedih jika kehilangan orang yang dicintai. Saya sendiri ditinggal kakek pada saat saya merantau di Pontianak. Kakek meninggal sekitar bulan Desember 1992, namun baru disampaikan kepada saya beritanya 1bulan kemudian. kata keluarga takut informasi ini mengganggu saya mid test saat itu.
Tetap semangat. Caiyooo

Anonymous said...

World Of Warcraft gold for cheap
wow power leveling,
wow gold,
wow gold,
wow power leveling,
wow power leveling,
world of warcraft power leveling,
world of warcraft power leveling
wow power leveling,
cheap wow gold,
cheap wow gold,
buy wow gold,
wow gold,
Cheap WoW Gold,
wow gold,
Cheap WoW Gold,
world of warcraft gold,
wow gold,
world of warcraft gold,
wow gold,
wow gold,
wow gold,
wow gold,
wow gold,
wow gold,
wow gold
buy cheap World Of Warcraft gold z3n6y7ms

lamanday said...

Salam kenal...

Menyenangkan blognya. Gaya penulisan pendek2 begini, selain aliran Tempo, Utan Kayu dan Sindikasi Pantau, sedikit yang menggelutinya. Karena tidak mudah untuk bisa efektif, tapi menyentuh.

Karena itu, salut. Tulisan yang ini patut diapresiasi.

miank said...

wah, terima kasih sekali Nday. saya masih perlu banyak belajar lagi. blog anda juga sangat bagus. sastra sekali. saya merasa ada di dalam cerita itu.

royghofur said...

tabahkan hatimu nak !!!

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hostgator Discount Code